BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Rabu, 07 April 2010

The Art of Waiting


Waiting is part of my life. Saking seringnya menunggu, saya jadi terbiasa menunggu. Banyak yang bisa dilakukan waktu menunggu selain menunggu itu sendiri.
Some people say menunggu adalah hal yang paling membosankan. Well,, it is and it is not (only boring). Saya punya sindrom saat menunggu, it makes me wanna (excuse me)pee. Rasanya pingin BAK and it happens continuesly. Ini masalah psikis, i think. Bahkan setelah saya sambi ngapa-ngapain tetep juga sindrom itu ada.
Saat menunggu misalnya : jemputan, antrean, balasan sms, seseorang datang,,sampai menunggu dilamar (aha, yang terakhir ini memang hiperbolis).
What i did:
* dengerin i pod --> paling sering nih
* nglamun --> kalo lagi gak ada ide lain, but please hindari yang satu ini coz will make you not focus,,xixiixxiii
* baca --> kalo ada yang menarik buat dibaca
* nulis --> just like i do at this moment
* ngobrol --> kalo ada yang asik diajak ngobrol,,tidak disarankan untuk ngobrol sendirian lho yaa,,hehee
* telepon an - sms an --> kalo ada yang diajak telpon - sms an,,kalo masih maksa yah kirim aja sms dari nomor kamu yg satu ke nomor kamu yg lain kalo punya lebih dari 1 nomor hape - although that makes you look sooo desperate :D
* maen --> sama hewan piaraan, just like i always do with ucil n glenn,,
* makan --> kalo ada yang enak dimakan,,kalo bisa yang gratis an dan kalo bisa yang ringan2,,(bukan,,bukan kapas lho yah )
* minum --> despite of the fact bahwa dengan minum akan men stimulate kita untuk lebih sering BAK, tapi lumayan lah untuk ngisi waktu dan tenggorokan kita ga kering sia sia,,
* motret --> kalo pas ada kamera DAN ada objek yang menarik buat dipoto,,(menarik buat dipoto bukan berarti ada orang narsis yang narik narik tangan kita buat minta dipoto yahh,,hehe)
* nonton tipi --> kalo pas lagi nunggu di rumah,,tapi jangan keras2 volume nya nanti kalau jemputan dateng ,malah ga denger lagi nanti malah ditinggal jadinya,,,:D
* beres-beres --> kalau lagi kumat rajinnya
* dzikir --> oi oii ini lho sebenernya yang highly recommended,,mungkin sambil makan, minum, motret, dan yang udah disebutin di atas kita bisa sambil dzikir, bisa dilafalkan ato di dalam hati yang penting esensinya kita mengingat Allah SWT karena dengan mengingat Allah maka hati akan menjadi tentram. InshaAllah

Piss


Selasa 6 April 2010
Masih di hari yang sama setelah saya menemukan sendal jepit impian (ehm,,sudah mulai hiperbolis). Saya pergi ke ATM BCA di lantai atas mal SKA Pekanbaru lantaran uang tunai saya ludes untuk meminang si Biru. Sebenarnya gerai itu menerima pembayaran dengan kartu debit tapi entah kenapa mungkin ada gangguan teknis jadinya harus tunai. OK, kembali ke ATM.
Sesaat sebelum masuk ke gerai ATM, mata saya tertuju pada mini bioskop baru di mal itu. Sebelumnya saya sudah membaca leaflet tentang bioskop 3D itu dan ketika saya melewatinya saya melihat beberapa poster film yang sama sekali tidak saya kenal. Belakangan saya tahu itu film hanya berdurasi beberapa menit saja.
Tepat di depan bioskop mini itu saya tiba-tiba disapa oleh seorang 'mbak mbak' range umur 19-21 tahun (errr,,,tentang umur ini saya cuma sotoy lho). Dia menanyakan apakah saya punya struk pembelian dari gerai mana pun yang ada di mal tersebut, well saat itu saya memang membawa kantong plastik jadi dia berasumsi saya pasti punya struk pembelian. Dia mengatakan struk itu dapat ditukar dengan hadiah langsung. Dasar saya sedang meleng alias ga fokus karena sedang melihat poster film 3D, saya dengan lempengnya mengatakan ga punya struk , sebenarnya karena saya malas saja mencari struk yang entah dimana saya simpan.Hehe,,
Saya pun mulai konsen saat dia bilang
'Oh, ga apa-apa Mbak, ini ambil saja kuponnya, nanti langsung saja diisi biodata nya, bisa langsung ditukar hadiah langsung.' Somehow kupon itu sudah berada di tangan saya. Dan saya pun diajak ke gerai dia yang ada di seberang bioskop. Di tempat itu saya melihat peralatan - peralatan rumah tangga dan dengan kecepatan otak saya untuk berpikir jernih lagi (hehehe,,gaya bgt yahh)saya teringat suatu modus operandi tindak penipuan. Saya ingat dulu jaman kuliah ada modus penipuan dengan iming-iming doorprize yangnantinya si customer somehow dipengaruhi untuk membeli produk mereka dengan harga yang mahal dan bersifat menjebak. Yah memanfaatkan sifat manusia yang rakus dan mudah tergoda oleh kata 'diskon' dan 'doorprize', saya pun kadang masih sering terbawa.
Ga mau ambil resiko, saya pun segera mengembalikan kupon yang ada di tangan dan berkata
'Maaf Mba, saya lagi buru - buru,,' dan CLENG! seketika roman muka mbak - mbak itu berubah drastis jadi cemberut rut rut,,wkwkww
Maaf ya Mba but i just don't want to take the risk to be a victim whether its right or not. Maafkan saya kalau berburuk sangka,,semoga saja saya salah. Dan lagipula saya juga belum membutuhkan barang-barang tersebut. Piss ya Mbak ^_^v.
Courtesy gambar : deviantart.com

My Name is (not) Khan feat si Biru ku


Selasa 6 April 2010
Siang hari di mal SKA Pekanbaru. Saya udah kaya Rizwan (Shakhrukh Khan) di pilem My Name is Khan. Buat yang belum nonton, di pilem itu diceritakan Rizwan traveling ke penjuru Amerika dengan ranselnya. Well, persamaannya ada di ransel hanya saja saya gak traveling ke penjuru Amerika tapi malah blusukan di mal. hehe
Alhasil, selain jadi perhatian orang - orang like a freak masuk mal pake ransel segede gaban, window shopping pun kurang nikmat soalnya harus menanggung beban berat di pundak,, T_T
Tujuan ehm sasaran pertama adalah gerai pakian merk selancar dimana barang-barang yang sebenarnya biasa saja tapi dengan menyandang merk seperti Rxx Cuxx, Bilxxxxxx, Vxlcxx, Plxxxx Sxxx dan xxxxxxxx yang lainnya :D saya cuma nyari sendal jepit. Di staff house yang saya tinggali sekarang terus terang saja saya ga punya yang namanya sendal jepit, paling tidak selama setahun belakangan ini lah,,errrr,,,mungkin lebih hehe. Jadi selama ini cuma ngandelin pinjem sendal jepit ke my housemate (nuhun nya' Neng Olla,,,for the sendal jepit for all this years,,hhhihihii).
Setelah mencari-cari sendal jepit yang sreg di hati (udah kaya milih calon suami ajah), setelah menimbang dan memilah, hehe, pilihan saya jatuh pada sepasang sendaljepit warna pink (i don't know why it was pink !) cuma kok pada kegedean yak ukurannya,,hmm,,
"Mba, ada yang ukuran S?" Mba penunggu pun dengan sigap mencari di rak lain.
"Ada Mba,, tapi warna ungu,,mau?" well boleh ditanya bagi orang orang picky,sama modelnya tapi beda warna,,it won't be the same :D Wah belum berjodoh nih kayaknya sama itu sendal.Tiba-tiba mata saya tertuju pada sendal jepit warna biru langit di sebelah si ungu yang diambilin sama Mba tadi.
" Kalo yang biru itu ada yang ukuran S Mba?" c Mba pun masih dengan sigapnya mencarikan.
" Ini Mba, silakan dicoba " dan saya pun mencobanya,,dan passss,,,enak euy di kaki,,pas liat harganya agak-agak nelen ludah juga sih,,too much for sendal jepit tapi kayaknya mahal di merk juga,,hehe,,dan akhirnya saya tebus deh itu sendal jepit biru langit,,berjodohlah kami,,semoga awet yah Biru :D
picture courtesy : google.com